Senin, 11 Juni 2012

BAB 1



Mengidentifikasi Sikap dan Perilaku Wirausaha
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini anda diharapkan mampu  menjelaskan :
1.    Pengertian, tujuan, manfaat dan ruang lingkup wirausaha
2.    Sasaran, asas dan proses kewirausahaan
3.    Karakteristik wirausaha
4.    Sikap dan perilaku wirausaha
5.    Faktor yang mempengaruhi semangat wirausaha
6.    Faktor kegagalan dan keberhasilan wirausaha

Standar Kompetensi
1.    Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha





Kompetensi Dasar
    Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha








erkembangan perdagangan bebas saat ini kita diharapkan untuk maju, membuka dan memperluas lapangan kerja baru merupakan keinginan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan berbagai kebijaksanaan pemerintah untuk mendukunga adanya pendidikan kewirausahaan yang menangani masalah penciptaan lapangan kerja baru.. Para wirausaha diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan dengan iktu serta mengurangi pengangguran. Perubahan dan perbaikan nasib harus didasarkan pada kehendak, keinginan, dan kerja keras. Peranan wirausaha penting sekali untuk menentukan masa depan bangsa dan Negara.








Peta Konsep





























































A.    Pengertian,  Tujuan, Manfaat dan Ruang Lingkup Kewirusahaan

1.    Pengertian Wirausaha dan Kewirausahaan
Isitlah wirausaha beraslah dari 2 suku kata wira dan usaha. Wira adalah pahlawan, laki-laki berani atau pewira. Sedangkan usaha adalah kegiatan yang mengerahkan tenaga, pikiran atau badan untuk mencapai maksud, pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu. Wirausaha dlam bahas inggris adalah entrepreneur. Secara etimologi kata entrepreneur berasala dari bahasa Perancis, yaitu entreprende yang berarti petualang, pengambil resiko, kontraktor, pengusaha (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu) dan penciptya yang yang menjual hasil ciptanya.
Beberapa pengertian wirausaha adalah sebagai berikut.
•    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian wirausaha sama dengan wiraswasta, yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan serta mengatur permodalan operasinya.
•    Menurut Richard Cantillon (1775), entrepreneurial is an innovator and individual developing something unique and new (wirausaha adalah seseorang penemu dan individu yang membangun sesuatu yang unik dan baru.
•    Menurut J.B Say (1803) wirausaha adalah pengusaha yang mampu mengelola sumber-sumber daya yang dimiliki secara ekonomis (efektif dan efisien) dan tingkat produktivitas yang rendah menjadi tinggi.
•    Menurut Dan Stein dan Jhon F Burgess (1993 :5) wirausaha adalah orang yang mengelola, mengorganisasikan dan berani menangung segala resiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru.
•    Menurut Schumpeter (dalam Bygrave, 1996), wirausaha adalah seorang yang memperoleh peluang dan menciptakan organisasi untuk mengejar peluang tersebut.
•    Menurut Mas’ud Machfoedz dan Mahmud Machfoedz (2004), wirausaha adalah seorang innovator yang mampu mengubah kesempatan menjadi sebuah ide yang bisa dijual dapaty memberikan nilai tambah melalui uopaya, waktu, biaya serta kecakapan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

Kewirausahaan secara harfiah berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke dan    akhiran an. Pengertian kewirausaahn menurut pendapat dari beberapa ahli yaitu :
•    Zimmerer, keiwirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan inovasi dalam memcahkan persoalan dan menenukan peluang untuk memperbaiki keidupan.
•    Savary, kewirausahaan adalah orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahi guna ekonomisnya akan dijual.
•    Robin, Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang /kesempatan untuk memenuhi kebutuhan/keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan.
•    A.PEKERTI, Kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendirikan, mengelola, mengembangkan perusahaan miliknya sendiri.
•    INPRES NO.4 TAHUN 1995 tentang GNMMK (Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan), kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari menciptakan, menerapkan cara kerja dan tehnologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberi pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar

2.    Tujuan, Manfaat dan Ruang Lingkup Wirausaha
Dalam kurikulum kewirausahaan siswa diberi pelajaran dan ditanamkan sikap-sikap dan perilaku dalam membuka usaha, supaya mereka menjadi seorang wirausaha yang berbakat. Dibawah ini diuraikan tujuan dari kewirausahaan adalah sebagai berikut : 
a.    Menambah jumlah wirausaha yang berkualitas
b.    Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausahawan dalam membuka usaha.
c.    Menanamkan semangat sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat
d.    Menumbuhkembangkan kesadaran dan orientasi kewirusahaan yang pantang menyerah dan kuat di masyarakat



Selain itu, wirausaha juga memiliki fungsi sebagai berikut:
a.    Mencari dan menggunakan metode dan berinovasi dan tujuan mendapatkan sumber daya serta mengolahnya menjadi hasil yag menarik dan tepat sera memasarkan pada waktu yang tepat dengan tujuan memuaskan konsumen dan untuk memperoleh keuntungan
b.    Membuat keputusan-keputusan penting dan mengambil resiko dalam hal ini tujuan dan sasaran perusahaan dan pemasaran yang akan dilaksanakan, dan permodalan dan motivasi serta mengendalikannya.

Sedangkan manfaat wirausaha adalah sebagai berikut :
a.    Meningkatkan jumlah tenaga kerja supaya dapat menekan pengangguran
b.    Sebagai suritauladan bagaimana harus bekerja keras, tekun dan pantang menyerah
c.    Sebagai penggerak pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan, dan kesejahteraan masyarakat.
d.    Menjadi wirausaha yang mandiri, kreatif, rajin dan jujur dan berinovasi.
e.    Berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan social

Ruang liingkup kewirausahaan mencakup :
a.    Ruang lingkup internal
1.    Dalam kehidupan sehari-hari : mengatasi masalah, untuk mempertahankan kelangsungan hidup, mendapatkan penghasilan.
2.    Dalam bekerja : untuk tujuan dan keberhasilan dalam berusaha.
3.    Dalam Keluarga : untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga

b.    Ruang lingkup eksternal
1.    Dalam dunia usaha : menjadi wirausaha yang sukses
2.    Dalam dunisa masyarakat : menjadi contoh wirausahawan yang berhasil dan menjadi teladan bagi lingkungannya dan mengurangi pengangguran. .
3.    Dalam kenegaraan : untuk membantu progam pemerintah dalam mengurangi pengangguran yang tinggi dan membantu mengatasi pengentasan kemskinan, serta membangun perekonomian bagi negara.

   

BAROMETER SISWA
Coba anda tuliskan definisi kewirausahaan yang dikemukaan oleh para ahli dibawah ini
No.    Nama Tokoh    Definisi yang di kemukakan
1    Richard Cantillon   



2    J.B Say   



3    Dan Stein dan Jhon F Burgess   




4    Schumpeter   




5    Mas’ud Machfoeds Mamud Machfoeds   







B.    Sasaran, Asas, dan Proses Kewirausahaan

1.    Sasaran dan asas kewirausahaan
Kewirausahaan memiliki sasaran sebagai berikut :
a.    instansi pemerintah yang melakukan kegiatan usaha (BUMN), organisasi profesi dan kelompok-kelompok masyarakat
b.    para pelaku ekonomi yang terdiri atas para pengusaha kecil dan koperasi
c.    para generasi muda pada umunya anak-anak putus sekolah dan para calon wirausahwan

Kewirausahaan juga memiliki asas yaitu sebagai berikut :
•    kemampuan untuk berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat
•    kemampuan bekerja secara tekun teliti dan produktif
•    Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis termasuk keberanian dlam mengambil resiko
•    Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian
•    Kemampuan berfikir dan bertindak kreatif dan inovatif


2.    Proses kewirausahaan

Proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan digambarkan oleh By Grove sebagai berikut :






















   


Keterangan
    Inovasi/innovation
Factor personal adanya inovasi untuk terjun ke dunia wirausaha yaitu:
a)    Keinginan untuk berprestasi
b)    Factor pengalaman dalam berwirausaha
c)    Keinginan dalam menanggung resiko
d)    Sifat penasaran pribadi
e)    Factor pendidikan

    Triggering Event/pemicu
Factor personal yang mendorong pemicu untuk terjun ke dunia wirausaha yaitu:
a)    Komitmen atau minat yang tinggi dalam berwirausaha
b)    Keberanian menanggung resiko
c)    Ketidakpuasan dengan pekerjaan sendiri
d)    Phk dan tidak ada pekerjaan lain
e)    Factor usia

    Pelaksana atau Implementation
Factor personalia yang mendorong adalah:
a)    Komitmen tinggi dalam berwirausaha
b)    Adanya visi dan misi guna mencapai keberhasilan dalam berwirausaha
c)    Adanya menejer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama didalam berwirausaha

    Growth/ Pertumbuhan
Factor organisasi yang mendorong adalah:
a)    Tim yang kompak dalam menjalankan usaha sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasional berjalan produktif
b)    Struktur organisasi dan berbudaya mantap didalam berwirausaha
c)    Strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak didalam berwirausaha
d)    Adanya produk yang dibanggakan


BAROMETER SISWA
Jawablah pertanyaan-pertanyaan diabawah ini
No.    Pertanyan    Jawaban
1    Sebutkan 3 sasaran kewiraushaan!   




2    Sebutkan asas keirausahaan !   




3    Sebutkan factor personal yang mendorong seseorang terjun kedunia usha !   





4    Gambarkan proses kewirausahaan!   





5    Jelaskan mengenai inovasi !   











C.    Karakteristik Wirausaha


Karakteristik wirausaha adalah sifat atau tingkah laku yang khas dari wirausahawan yang meebedakannnya dengan oaring lain. Karakteristik seorang wirausaha yang baik akan membawa kea rah kebenaran, keselamatan, serta menaikkan derajat dan martabatnya. Seorang wirausahawan harus dapat bekerja sama dengan lingkungan. Karakteristik wirausaha yang perlu dipahami dan dipelajargi adalah teknis mawas diri, umapn balik tanggapan dan ilmu pengetahuan.



Dibawah ini karakteristik yang perlu dikembangkan adalah sebagi berikut :
a.    Berwatak luhur
b.    Kerja keras, disipiln dan kerfja cerdas
c.    Mandiri dan relistis
d.    Berfikir kedepan / prestatif
e.    Berpikir positif dan tanggung jawab
f.    Dapat  mengendalikan emosi
g.    Menepati janji
h.    Memperhitungkan resiko
i.    Bekerja sama dengan orang lain
j.    Komitmen tinggi
k.    Kreatif dan inovatif
l.    Jujur
m.    Memiliki jiwa kepemimpinan

Sedangkan karakteristik kewirausahawan :
•    Menurut pendapat Bygrave yeng terkenal dengan istilah 10 D, yaitu :

1.    Dream (mimpi)
yaitu mempunyai visi keinginan di masa depan dan mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya.

2.    Decisivenees (ketegasan)
Seorang wirausaha adalah orang tidak bekerja dengan lamabt. Mereka membuat keputusan secara cepat dan penuh dengan perhitungan. Kecepatan dan ketepan dalam mengambil keputusan adalah factor kunci dalam kesuksesan bisnisnya.

3.    Doers (bertindak)
Seorang wirausaha akan langsung menindak lanjuti keputusan yang diambilnya. Mereka melaksanakan kegiatan secepat mungkin. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya.

4.    Determination (ketepatan hati/kebulatan tekan)
Seorang wirausaha mempuyai keteguyhan hati serta rasa tanggung jawab yang tinggisehingga tidak pernah menyerah begitu saja ketika menghadapi persoalan

5.    Dedication (pengabdian)
Seorang wirausaha yang cerdas itu mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya, karena dedikasi yang tinggi maka kesuksesan akan selalu menghampiri dirinya.

6.    Devotion (kecintaan/kesetiaan)
Bisinis akan menyita banyak waktu, pikiran, tenaga, energi, focus, dan semangatseorang wirausaha, sehingga ia harus mencintai pekerjaannnyadan pandai membagi waktu



7.    Detail (terperinci)
Wirausaha sengat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci dan tidak mengabaikan hal-hal yang kecil.

8.    Destiny (nasib)
Yaitu wirausaha  bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapai.

9.    Dollars (materi/uang)
 yaitu tidak mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya bukan uang karena uang semata. Mereka beruasmsi bahwajika mereka berhasil dalam bisnis maka mereka pantas mendapat laba, bonus atau hadiah.

10.    Distribute (menyalurkan)
Yaitu wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang – orang kepercayaannya. Orang kepercayaan tersebut adalah orang-orang yang kritsi dan bersedia diajak untuk mencapai kesuksesan.

•    Menurut Fadel Muhammad
a.    Kepemimpinan
b.    Inovasi
c.    Cara pengambilan keputusan
d.    Sikap tanggung jawab terhadap perubahan
e.    Bekerja ekonomis dan efisien
f.    Visi masa depan
g.    Sikap terhadap resiko


1.    Karakteristik Pribadi Wirausaha

Sifat kepribadian wirausaha dipelajari guna mengetahui karakteristik perorangan yang membedakan seorang wirausaha dan buka wirausaha. Davisd MC Cleland mengindikasikan ada korelasi positif antara tingkah laku orang yang memiliki motif prestasi tinggi  dengan tingkah laku wirausaha. Karakteristik orang-orang yang mempunyai motif prestasi tinggi adalah :
a.    Memilih resiko “moderate” dalam tindakannya dia memilih melakukan sesuatu yang ada tantangannya, namun dengan cukup kemungkinan untuk berhasil.
b.    Mengambil tanggung jawab pribadi atas pebuatan-perbuatan. Artinya kecil sekali kecvenderungan untuk mencari “kambing hitam” atas kegalalan atau kesalahan yang dilakukannya.
c.    Mencari umpan balik (feed back) tentang perbuatan-perbuatannya
d.    Berusaha melaakukan sesuatu dengan cara baru.
Upaya untuk mengunghkapkan karakteristik utama wirausaha juga dilakukan oleh para ahli dengan menggunaka teori letak kendali (locus of control) yang dikemukakan oleh J.B Rotter. Teori letak kendali menggambarkan bagaimana meletakkan sebab dari suatu kejadian dalam hidupnya. Apakah sebab kejadian tersebut oleh factor fdalam dirinya dan lingkup kedalinya atau factor kendalinya.
Dua kategori letak kendali menurut Rotter yaitu :
•    Internal
Orang yang beranggapan bahwa dirinya mempunyai kendali atas apa yang akan dicapainya. Karakteristik ini sejalan dengan karakteristik wirausaha seperti lebiih cepat mau bmenerima pembaharuan (inovasi)
•    Eksternal
Oaring yang beranggapan bahwa keberhasilan tidak semata tergantung pada usaha seseorangm melainkan juga oleh keberuntungan, nasib atau ketergantungan pada pihak lain, karena adanya kekuatan besar disekelilingnya.

Management Systems International menyebutkan karakteristik pribadi wirausaha (personal entrepreneurial characteristics) sebagai berikut
•    Mencari peluang
•    Keuletan
•    Tanggug jawab terhadap pekrjaan
•    Tuntutan atas kulalitas dan efisiensi
•    Pengambilan resiko
•    Menetapkan sasaran
•    Mencari informasi
•    Perencanaan yang sistematis dan pengawasannya
•    Persuasi dan jejarig/koneksi
•    Percaya diri

2.    Peran Wirausaha Bagi Lingkungannya

Dalam pandangan Schumpeter, seorang wirausaha adalah invator. Hanya seorang yang sedang melakukan inovasi yang dapat disebut sebagai wirausaha. Mereka tidak lagi melakukan inovasi, walaupun pernah tidak dapat lagi dianggap sebagai wirausah. Wirausaha bukanlah jabatan, melainkan suatu peran.
Berdasarkan pengertian tentang wirausaha yang telah dibahas sebelumnya dapat disimpulkan bahwa peran wirabusaha yang utama bagi lingkungannya adalah sebgai berikut :
•    Memperbaruhi dengan “merusak secara kreatif”
Dengan keberaniannya melihat dan mengubah apa yang sudah dianggap mapan, rutin dan memuaskan
•    Innovator yaitu menghadirkan hal yang baru di masyarakat
•    Mengambil dan memeperhitungkan resiko
•    Mencari peluang dan memanfaatkannya
•    Menciptakan organisasi baru


BAROMETER SISWA
Jelaskan karakteristik menurut pndapat Bygrave
No.    Pertanyaan    Jawaban
1    Dream   




2    Decivinees   




3    Doers   





4    Determination    






5    Dedication   












D.    Sikap dan Perilaku Wirausaha

1.    Sikap Wirausaha

Sikap adalah perbuatan yang berdasarkan pada pendiriian dan keyakinan. Sikap wirausaha antara lain :
a.    Pola berfikir positif dan bertindak kreatif dan inovatif
Dalam menghadapi persaingan yang ada dan agar produk dapat diterima konsumen maka, seorang wirausahawan harus mempunyai strategi melakukan perubahan untuk menghasilkan barang/jasa yang baru dan pengembangan ide sehingga tercipta sesuatu yang lebih baik.
b.    Mampu bekerja tekun, teliti dan produktif
Bekerja dengan semangat dan bekerja keras sehingga mendapat hasil yang memuaskan
c.    Mampu berkarya berdasarkan etika bisni yang sehat dengan semnagat mandiri. Dapat menghasilkan/memberi yang terbaik untuk orang lain
d.    Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan serta berani mengambil resiko

2.    Perilaku Wirausahawan
Menurut KBBI perilaku adalah tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan. Perilaku wirausahawan antara lain :
a.    Memiliki rasa percaya diri
Mempunyai keyakinan dengan apa yang dikerjakannya, pendirian yang kuat dan optimis dengan apa yang dilakukannya.
b.    Berorientasi pada tugas dan hasil
Berperilaku professional dan tanggung jawab
c.    Menghadapi resiko
Sesuatu dengan kemungkinan terjadinya keadaan yang merugikan dan tidak diduga sebelumnya dan tidak diinginkan, sehingga wirausaha harus mengevaluasi resiko dan mengambil keputusan yang tepat. Berikut dibawah ini beberapa petunjuk mengenai tahap pengenalan resiko.
1.    Kenali sumber resiko
•    Mengidentifikasi sebanyak mungkin sumber resiko
•    Membentuk tim kerja
•    Adakan pembahasan dengan sumbang saran
•    Pertimbangkan hati-hati susunan tim yang wajar agar pembahasan lebih efektif
•    Sumber potensial dikelola
•    Carilah seseorang yang trampil menemukan apa-apa

2.    Hindari resiko
Hal-hal yang dapat mencegah sunber resiko secara potensial adalah:
•    Pertimbangkan bagaimana potensi resiko dapat dibicarakan
•    Gunakan tenaga ahli untuk pembicaraan
•    Carilah pengalaman baru dalam menangani masalah
•    Pertimbangkan bagaimana resiko dapat dipindahkan
•    Berilah imbalan kepada para ahli yang membantu memecahkan masalah

3.    Kendalikan manajemen
Pengendalian yang baik diperlukan dalam kasus apapun dan pimpinan bersama staf
harus memonitor kemajuan teknik proyek setiap waktu untuk menemukan masalah
sedini mungkin, sehingga dapat mengadakan perbaikan.

4.    Asuransikan beberapa resiko misalnya kegagalan pemasok dan kerusakan pada peralatan kritis. Kelayakan produk atau asuransi jaminan profesi atau garansi pemerintah yang dapat dipakai untuk mengurangi finansialexposure akibat ulah pelanggan yang ada di Negara lain.

5.    Resiko yang tertinggal.
Kemungkinan resiko yang dulu terjadi lagi. Tindakan ini berupa mengubah ruang lingkup proyek atau memodifikasi sasarannya.




6.    Perencanaan scenario
Teknik ini dilakukan dengan melihat bahaya yang mungkin terjadi atau scenario alternative dari faktor yang menyebabkan ketidakpastian. Setelah itu lalu merencanakan setiap scenario dilakukan secara mendetail.

7.    Evaluasi resiko
Beberapa upaya agar berhasil [efektif] dalam usaha mengurangi waktu meliputi hal-hal berikut:
•    Kumpulkan sedini mungkin sebuah tim inti untuk memelihara visi sasaran yang konsisten
•    Pastikan jenis aktivitas yang berlainan
•    Tentukan informasi yang diambil dari aktivitas awal oleh tim atau bagian lain yang memerlukan informasi untuk aktivitas berikutnya
•    Dukung penggunaan informasi parsial yaitu komunikasi yang efisien dan terbuka dengan kepercayaan yang tinggi dan memungkinkan orang untuk memulai aktifitas, sebelum tugas utama benar-benar selesai
•     Pastikan bahwa prosedur persetujuan fase beroperasi dengan lancar dan cepat
•    Perkuat tim pengembangan untuk sebanyak mungkin keputusan tidak harus keluar dari tim
•    Terapkan pengembangan bertahap ( incremental development ) bila memungkinkan


d.    Kepemiminan
Seorang pemimpin harus mempunyai charisma dan berjiwa besar, bijaksana dan berani mengambil keputusan, menanggapi saran dan kritik.

e.    Berorientasi pada masa depan
Berfikir maju, bertujuan meningkatkan usahanya, prespektif

f.    Keorisinilan
Mempunyai banyak sumber inovatif, kreatif, dan fleksibel.

3.    Keteramplan Wirausaha
Seorang wirausaha harus cerdas dan terampil menggunakan ilmu kewirausahaan serta kreatif dalam setiap usahanya. Keterampilan wirausaha antara lain :
a.    Ketrampilan dasar meliputi:
•    Memiliki mental dan spiritual yang tinggi
•    Memiliki kepribadian unggul
•    Pandai berinisiatif
•    Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha

b.    Ketrampilan khusus meliputi :
•    Ketrampilan konsep ( conceptual skill ) yaitu ketrampilan untuk melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasar konsep yang dibuatnya.
•    Ketrampilan tehnik ( technical skill ) yaitu ketrampilan melakukan tehnik tertentu dalam mengelola usahanya.
•    Human skill yaitu ketrampilan bekerjasama dengan orang lain, bawahannya dan sesama wirausahawan

BAROMETER SISWA
Jawablah pertanyaan dibawah ini
No.    Pertanyaan     Jawaban
1    Apa yang dimaksud sikap?   



2    Jelaskan prilaku kewirausahaan dalam mengendalikan manajemen!


   



3    Apa saja keterampilan kewirusahaan itu?   




4    Jelaska pengendalian manajemen!   




5    Bagaimana cara mengevaluasi resiko?   







E.    Faktor yang Mempengaruhi Semangat Wirausaha


    Semangat kerja sangat penting bagi wirausaha, karena dengan dilandasi semngat kerja dalam nmenjalankan tugasnya akan diperoleh kebaikan. Semangat merupakan factor yang sangat penting bagi keberhasilan seseorang dalam kegiatan berwirausaha. Ciri orang yang bersemangat yang menonjol adalah :


1.    Tidak mengenal lelah
2.    Pantang menyerah
3.    Rela berkorban
4.    Mencurahkan perhatian penuh
5.    Bersedia mengeluarkan potensi yang dimiliki

       Ada 2 faktor yang mempengaruhi semangat wirausaha yaitu:
a.    Faktor Internal :
Dorongan dalam dirinya dan bersumber dari kebutuhan: kebutuhan bertahan hidup, kebutuhan bersosialisasi ,kebutuhan spiritual ,harga diri dan aktualisasi
b.    Faktor eksternal :
Dorongan dari orang lain seperti teman, istri/suami/keluarga, tetangga,masyarakat dan Negara.
Banyak orang yang tertarik kewirausahaan karena adanya imbalan yang menarik. Imbalan dikategorikan ada 3 yaitu :
a.    Laba
Motivasi yang paling kuat karena salah satu cara untuk mempertahankan nilai perusahaan.
b.    Kebebasan
Orang ingin bebas dari pengawasan dan aturan birokrasi / organisasi.   
c.    Kepuasan menjalani hidup
Untuk merefleksikan pemenuhan kerja pribadi

   







BAROMETER SISWA
Jawablah pertanyaan-pertanyaan diabawah ini
No.    Pertanyan    Jawaban
1    Faktor yang mempengaruhi wirausaha!   




2    Jelaskan yang dimaksud denganfaktor internal dalam semangat wirusaha !   




3    Sebutkan f3 kategori imbalan !   





4    Sebutkan cirri-ciri orang yang bersemangat dalam berwirausaha!   





5    Mengapa seorang wirausaha tidak boleh pantang menyerah dalam menjalankan usahanya?   







F.    Faktor Kegagalan dan Keberhasilan Wirausaha

Wirausaha adalah orang yang bekerja di bidang usaha utuk kehidupannya. Para wirausahawan sejati tidak menggantungkan hidupnya pada siapapun, mereka merintis usaha sendiri dan tidak mudah, sehingga kadang-kadang mengalami suatu kegagalan. Mereka sangat tergantung pada dirinya sendiri.

1.    Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya
a.    Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan.  Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial. Menempatkan orang-orang yang tidak kompeten di tempat yang sangat strategis akan memperburuk jalannya usaha. Kompetensi dalam manajerial sangat membantu keberhasilan perusahaan karena meletakan orang-orang yang sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat bekerja karyawan akan mempermudah usaha dan strategi perusahaan untuk dilaksanakan.

b.    Kurangnya pemahaman bidang usaha yang diambil karena tidak dapat memvisualisasikan dengan jelas usaha yang akan digeluti. Seorang wirausahawan apabila tidak dapat mendeskripsikan dan memvisualisakan bentuk usaha yang  digeluti mengantar pada kehancuran usaha. Pemaham bisnis atau bidang usaha yang diambil secara kontekstual dan riel sangat membantu arah, tujuan, misi, dan visi perusahaan. Kejelasan bidang usaha yang telah ditentukan sangat membantu dan mempermudah mengambil kebijakan manajerial dan strategi yang dibuat.

c.    Kurangnya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan (modal dan kendali kredit).
Pengelolaan adminsitrasi dan keuangan yang apa adanya akan mempersulit majunya perusahaan. Pencatatan adminsitrasi dan keuangan secara sembarang akan semakin memperburuk kondisi usaha karena tidak dapat membaca transaksi dan aktivitas yang telah terjadi. Aktivitas yang telah dilalui seperti pembayaran utang-piutang, jumlah pesanan, jadwal kirim, proses produksi, dll akan tidak dapat terselelsaiak dengan baik. Penangana modal dan kreditdari bank atau swasta apabila tidak dicatat pengeluaran dan alokasi penggunaannya akan semakin memperburuk kondisi keuangan. Alangkah baiknya dalam melakukan aktivitas selalu berpedoman “Segala yang telah dikerjakan harus dicatat dan segala yang tercatat harus dapat dikerjakan dengan baik”  sehingga perusahaan yang menggunakan prinsip tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.

d.    Gagal dalam perencanaan.
Kegagalan dalam menerapkan rencana biasanya karena rencana yang telah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain atau sebuah idealis yang belum pernah diaplikasikan. Kegagalan ini terjadi karena tidak tahu sama seklai kondisi atau medan usaha yang digelutinya. Faktor-faktor yang mendukung kegagalan dalam melaksanakan atau menerapkan rencana adalah : dari dalam diri sendiri

e.    Tempat usaha dan lokasi yang kurang memadai.
Tempat usaha dan lokasi sangat menentukan kelancaran bisnis yang digeluti. Salah memilih, membangun, atau membuka tempat usaha yang harapnnya dapat memperbesar usaha justru kandas karena kesalahan tersebut. Tempat usaha seharusnya diperiksa dulu kelayakannya seperti budaya, karakter, strata sosial, pendapatan, selera, kemanan masyarakat disekitarnya.

f.    Kurangnya pemahaman dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengawasan bahan baku dan sarana peralatan.
Kemampuan dalam pengadaan, pemeliharaan, pengawasan bahan baku dan peralatan yang dimiliki sangatlah penting. Karena apabila tidak memiliki kemapuan dalam bidang ini akan membuat biaya operasioanal semakin tinggi dan kerugian akan terjadi

g.    Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi perubahan teknologi.
Seoranng yang berwirausaha haruis berani melakukan perubahan dalam organisasinya. Salah satu perubahan yang dapat membantunya adalah perubahan teknologi yang sedang berkembang. Ketidakmampuan mengikuti perubahan teknologi tidak membuat organisasi mati begitu saja tetapi pergerakan organisasinya berlahan-lahan lambat dan berangsur-angsur ketinggalan dengan organisasi yang lain yang lebih cepat menanggapi perubahan teknologi.

h.    Hambatan birokrasi.
Birokrasi sangat membantu dalam kearsipan dan adminsitrasi organisasi tetapi apabila birokrasi sangat lambat dan menghambat sama sekali maka akan memperlambat laju kinerga organsiasi
.
i.    Keuntungan yang tidak mencukupi.
Keuntungan yang akan diperoleh dalam berwirausaha adalah dasar motivasi ketika seseorang merencanakan bidang usaha. Akan tetapi keuntungan yang diperoleh di uar dari jangkau biaya yang telah dikeluarkan atau perkiraan laba yang diperoleh sebelumnya akan mengakibatkan kelangsungan usaha yang cepat berhenti. Motivasi karena bayangan keuntungan yang diperoleh sangat tinggi adalah siakap yang kurang obyektif apabila belum mengetahui kondisi lingkungan bisnis yang sebenarnya. Hal yang paling penting sebelum memperoleh laba yangf tinggi adalah cepat kembalinya modal awal yang digunakan sebagai operasional awal.

j.    Tidak adanya produk yang baru
Produk yang telah dibuat dan berhasil memenangi pasar belum tentu akan bertahan lama karena banyak kompetitor yang selalu melakukan novasi maupun perbaikan produk mereka untuk tmapl dipasar. Pengusaha yang tidak pernah menampilkan produk baru yang kreatif maupun inovatif akan mempercepat berhentinya usahanya. Hal ini terjadi karena tidak mampu bersaing oleh kompettitor yang telah mengeluarkan produk baru dan menarik perhatian pasar

Potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan:
1.    Pendapatan yang tidak menentu
2.    Kerugian akibat hilangnya modal investasi
3.    ketidakmampuan menyesuakan diri terhadap nilai-nilai usaha didalam maysrakat
4.    Perlu kerja keras dan waktu yang lama
5.    Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap





2.    Penyebab keberhasilan wirausaha

a.    Strategic thinker
Seorang wirausaha merupakan strategic planner (pembuat rencana strategis) yang profesional, yang bekerja dengan pikiran yang cerdas, kreatif, mandiri dan keahlian. Jadi hindari bermodal saja.

b.    Motivator
Wirausaha merupakan motivator bagi dirinya. Bila mengalami kegagalan ia akan selalu bangkit dari kegagalan (pantang menyerah)

c.    Ambitious
Seorang wirausaha harus memiliki ambisi yang baik. Tidak menghalalkan segala cara, yang utama adalah mencapai tujuan dan keberhasilan. Dengan ambisi yang benar dan tepat anda mempunyai semangat dan dorongan untuk mencapainya.

d.    Risk manager
Wirausaha bukan hanya risk taker (pengambul resiko) tetapi juga seorang risk manager (manajer resiko) bagi dirinya dan usahanya. Manajer resiko berarti tidak boleh gegabah dan terburu-buru. Manajer resiko harus cermat, taktis, cerdas, dan membaca resiko dan peluang sehingga ia akan memilih resiko yang optimal (paling menguntungkan) bagi perusahaannya.

e.    Totalitas
Seorang wirausaha harus total dalam mengerjakan sesuatu dan total membangun usahanya serta pentang mundur ke belakang. Bekerja secara total degan full commitment (berkomitmen tinggi) pada usahanya, benar-benar mencintai usahanya. Untuk itu ia berusaha agara usahanya tidak jatuh dan gagal.

3.    Mitos dalam Kewirausahan
Berikut ini rincian mitos kewirausahaan yang dikumpulkan oleh Michael Robert dan Alan Weiss, dan sejumlah bukti untuk dikumpulkan  dari berbagai sumber yang menentang mitos itu.
a.    Wirausaha adalah pengambil resiko besar
Wirausaha bukan pengambil resiko, melainkan seorang yang menghitung resiko yang akan diambilnya. Tantangan ada namun dengan upaya akan dapat dicapai. Wirausaha bijaksana dalam memilih resiko bukan penjudi
b.    wirausaha adalah pemilik usaha bukan pegawai
Yang mengubah restoran “fast food” McDonald’s menjadi raja dibiang “franchising” adalah Ray Kroc, pimpinan perusahaan, dan bukan pemiliknya yaitu McDonald’s bersaudara. Interpreneur didalam perusahaan bukanlah pemilik
c.    inovasi hanya diperusahaan kecil
Inovasi dilakukan dengan keterampilan atau keahlihan dan bukan pembawaan atau milik budaya tertentu. Ia dilakukan dimana-mana. Musuh inovasi adalh birokrasi yang terdapat diperusahaan besar ataupun kecil.
d.    Inovasi adalah gagasan besar
Sebagian keberhasilan besar dimulai dari gagasan baru yang sederhana, misalnya “walkman: muncul sebagai produk baru yang sukses dari keinginan tetap mendengar musik secara pribadi selagi berolahraga.
e.    Wirausaha adalah pencetus gagasan saja
Seorang innovator terjun langsung menerapkan gagasannya.
f.    Wirausaha menyediakan sarana termasuk modal sendiri
Wirausaha tidak sama dengan kapitalis. Wirausaha menggunakan sarana yag ada dengan cara baru
g.    Inovasi datang mencuat bagai kilat dari seorang genius
Ray Kroc memperbaruhi bisnis hamburger dengan mengadakan pengamatan terus menerus atas restouran McDonald’s. Fred  Smith menghasilkan “undergraduate thesis” model distribusi barang kiriman kecil (parcel) dari pengamatan di kantor pos dan perusahaan pengiriman  UPS. Thesisnya dinilai C oleh dosennya amun gagasannya setelah diterapkan menjadi perusahaan Federal Express yang sukses.
h.    Wirausaha dilahirkan dan kewirausahaan tidak dapat dilatihkan
Seperti keterampilan dokter atau pengacara, keterampilan kewirausahaan dapat dilatihkan.

Peran wirausaha pendiri adalah meahirkan suatu organisasi baru, baik sendiri maupun bersama suatu kelompok. Setelah lahir maka wirausaha pendiri melakukan upaya pengembangan organisasi hingga sampai organisasi tidak tergantung lagi pada pendiri. Pelaksanaan organisasi memerlukan manajemen yang menguatkan organisasi dengan sitem manajemen dan mengurangi ketidakpastian dan ketergantungan pada factor subjektivitas pendiri.
Dalam diagram berikut ini dperlihatkan bagaimana orientasi manajemen, yang menciptakan birokrasi, yang berbeda dengan orientasi kewirausahaan, yang menciptakan inovasi.:


MANAJEMEN VS KEWIRAUSAHAAN

MANAJEMEN                        KEWIRAUSAHAAN
Tertib, teratur, stabil                    Dinamis, baru, Melawan tradisi
   
Adil                            Unik, dikhususkan   

Pasti                             Beresiko. Tidak sama


       

        BIROKRASI                        INOVASI   

Berdasarkan gambar diatas, manajemn dan kewraushaan diperlukan dalam organisasi yang ingin sukses


BAROMETER SISWA
Jawablah pertanyaan-pertanyaan diabawah ini
No.    Pertanyan    Jawaban
1    Apa penyebab kegeglan wirausaha?   




2    Sebitkan factor yang membuat seorang wirausaha mundur dari usahanya?   




3    Jelaskan yang dimaksud motivator !   





4    Jelaskan tentang hambatan birokrasi !   





5    Apa yang menyebabkan seseorang menjadi wirausaha yang berhasil ?   






   










   
































A.    Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b,c,d, atau e pada jawaban yang benar

1.    Wirausaha adalah pengusaha yang mampu mengelola sumber sumber daya yang dimiliki secara ekonomis dan tingkat produktifitas yang rendah menjadi tinggi, adalah pengertian menurut ….
a.    Schum Peter     d. Robin
b.    Dan Stein    e. Savary
c.    J.B Say

2.    Manfaat dari adanya wirausahawan adalah ….
a.    Mewujudkan keinginan bagi wirausaha
b.    Membudayakan semangat wirausaha
c.    Kerja mandiri
d.    mewujudkan jumlah wirausaha yang berkualitas
e.    Menambah daya tampung tenaga kerja

3.    Seorang wirausahawan mempunyai visi masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan mewujudkan impiannya, merupakan pengertian dari …..
a.    Dream    d. distribute   
b.    Details    e. devotion
c.    Dollars   


4.    Sikap adalah ……
a.    keberanian dalam berhubungan dengan orang lain
b.    mengevaluasi resiko
c.    kehidupan sehari-hari
d.    pola berfikir atas hal-hal yang dihadapinya
e.    keberanian

5.    Sikap wirausaha yang selalu ingin tahu, membuat wirausaha selalu ……..
a.    suka membaca
b.    menghindari resiko
c.    senang bertanya
d.    membuat kesimpulan
e.    selalu mencari jalan keluar untuk maju

6.    Berikut yang membuat seseorang bersemangat menjadi wirausaha adalah ……
a.    dorongan dalam diriya bersumber dari kebutuhan
b.    mitra yang ulet
c.    kerja keras
d.    nekad adalam menjalankan usaha
e.    banyak uang

7.    Bagi seorang wirausahawan, keberhasilan untuk memulai usaha terletak pada ……..
a.    pendididkan formal yang ditempuh
b.    pengalaman dan keterampilan yang dimiliki
c.    keberhasilan menanggung resiko
d.    keyakinan mengambil keputusan
e.    modal yang dimiliki

8.    Tujuan perusahaan menampilkan produk yang baik adalah agar dapat menciptakan hasil produksi yang ……
a.    sesuai selera kosumen
b.    disenangi konumen
c.    mudah pemeliharaannya
d.    berguna
e.    semua jwaban benar


9.    Seorang wirausahawan dikatakan sebagai pengusaha karena ……
a.    bekerja kasar
b.    bekerja di kantor
c.    sukamendapat tugas dari atasan
d.    membuat produk yang berkualitas
e.    mempunyai angan-angan

10.    Di bawah ini adalah bidang jasa dalam lingkup wirausaha, kecuali …….
a.    guru
b.    akuntan
c.    supermarket
d.    salon
e.    penjahit

B.    Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar.
1.    Apa tujuan kewirausahaan ?
Jawab:……………………………………………………………………………………………………………
            ……………………………………………………………………………………………………………
2.    Bagaimana pandangan kewirausahaan menurut ZIMMERE !
Jawab:…………………………………………………………………………………………………………….
           ……………………………………………………………………………………………………………
3.    Sebutkan karakteristik menurut Bygrave !
Jawab:……………………………………………………………………………………………………………
           ……………………………………………………………………………………………………………


4.    Apa saja penyebab kegagalan wirausaha itu ?
Jawab:……………………………………………………………………………………………………………
           …………………………………………………………………………………………………………….
5.    Jelaskan yang dimaksud perilaku !
Jawab:…………………………………………………………………………………………………………….
           …………………………………………………………………………………………………………….


job Sheet

















Setelah membaca studi kasus diatas, jawablah pertanyaan dibawah ini!
Pertanyaan    Jawaban
1.    Apakah anda memiliki ide membuka usaha ?

   
2.  Ide a pa yang ada di kepala anda  ?


   
3.Bagaimana langkah perencanaan anda ?


   








   
Buatlah kelompok maksimal 4 siswa !
Amati perilaku beberapa wirausaha yang ada disekitar  tempat tinggal anda.
Dari hasil pengamatan kalian nilai–nilai karakter yang kemungkinan
terlihat pada wirausaha tersebut antar laian:
1.    jujur
2.    kerja keras
3.    mandiri
4.    peduli lingkungan





Pertanyaan     Jawaban
Jelaskan yang dimaksud  !
•    Jujur
•    Kerja keras
•    Mandiri
•    Peduli lingkungan   

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?. Mintalah pendapat pada guru dan orang tuamu !









    Para wiirausaha diharapakan dapat menjadi pelopor pembangunan dengan ikut serta mengurangi pengangguran. Menurut Dan Stein wiragusaha adalah orang yang mengelola, mengorganisasikan dan berani menanggung resiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru, wirausaha memiliki memiliki ruang lingkup, tujuan dan manfaat diantaranya menambah daya tampung tenaga kerja.
    Wirausaha perlu mengembangkan karakteristik antara lain kerja keras, mandiri, dan disiplin. Seorang wirausaha harus cerdas dan terampil menggunakan ilmu kewirausahan serta kreatif dalam setiap usahanya. Seorang wirausahawan tidak menggantungkan hidupnya pada siapapun, sehingga kadang-kadang mengalami kegagalan atau keberhasilan, mereka sangat tergantung pada diri sendiri.

Jawablah pertanyaan dibawah ini !
1.    Apa tujuan dari wirausaha ?
2.    Jelaskan mengenai ruang liingkup internal !
3.    Apa peran wirausaha bagi lingkungannya ?
4.    Sebutkan keterempilan wirausaha !
5.    Apa factor penyebab keberhasilan wirausaha ?






























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar